Pesona Keindahan Tiada Tanding Kepulauan Derawan Berau
Friday, March 10, 2017
Comment
instagram.com/funtripstour_derawan
Siapa yang tidak kenal kepulauan Derawan, sebuah nirwana tropis berada di salah satu pulau wilayah
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya Kabupaten Berau dan di Selat Sulawesi yang tak
jauh dari perbatasan Malaysia. Pulau Derawan menjadi sebuah destinasi wisata
bahari pilihan menawan buat Anda yang menyukai pantai dengan hamparan pasir
putih lembut berkilat serta air jernih. Apalagi ditambah bonus menjumpai
penyu-penyu jinak yang berenang-renang riang saat kita melakukan penyelaman.
Terkadang saat duduk di ujung jembatan kayu yang mengarah ke
laut, kita dapat menyaksikan penyu-penyu hijau itu hilir mudik di permukaan air
yang bening. Sesekali bahkan penyu-penyu tersebut nampak berkeliaran di sekitar
cottage yang berada di pesisir pulau. Saat malam tiba, beberapa penyu naik ke
darat dan bertelur di sana.
Paduan warna laut dan lumut yang memukau menghasilkan
gradasi warna biru dan hijau, serta hutan kecil di tengahnya, membuat pulau ini
menyajikan pemandangan alam begitu indah yang sayang untuk dilewatkan begitu
saja. Yang tersisa, kenangan mendalam.
Dr. Carden Wallace dari Museum Tropis Queensland, Australia
pernah meneliti kekayaan laut Pulau Derawan dan menjumpai lebih dari 50 jenis
Arcropora (hewan laut) dalam satu terumbu karang. Tak salah kiranya jika Pulau
Derawan terkenal sebagai urutan ketiga teratas di dunia sebagai tempat tujuan
menyelam bertaraf internasional sebagaimana yang dikutip dari AT Qlobe.
Pulau ini memang relatif kurang begitu dikenal khususnya di
dalam negeri karena untuk mencapainya butuh perjuangan tersendiri yang cukup
berliku. Anda mesti menuju ke Balikpapan dulu dari Jakarta, Surabaya,
Yogyakarta atau Denpasar, untuk menuju pulau ini. Kurang lebih dua jam waktu
tempuh penerbangan dari Jakarta ke Balikpapan.
Dari Balikpapan, Anda masih harus terbang menuju Tanjung
Redeb selama satu jam dengan menaiki pesawat kecil yang dilayani oleh KAL Star,
Deraya atau DAS. Selain itu, Tanjung Redeb juga bisa dicapai melalui laut,
dengan menaiki kapal dari Samarinda atau Tarakan ke Tanjung Redeb dilanjutkan
dengan menyewa motorboat menuju pulau Derawan dengan lama perjalanan kurang lebih
2 jam.
instagram.com/funtripstour_derawan
Banyak wisatawan mancanegara yang baru turun dari pesawat
di bandara Kalimarau, Tanjung Redeb langsung berangkat ke pulau Derawan dengan
motorboat yang sudah ditambatkan di sebuah pelabuhan khusus.
Alternatif lain bisa juga melalui perjalanan darat dari
Balikpapan ke Tanjung Batu lalu dari sana menyeberang ke Pulau Derawan. Hanya
saja ini bukan pilihan yang bagus karena perjalanan penyeberangan itu sendiri
memakan waktu hingga belasan jam dengan medan yang relatif tidak menyenangkan.
Meskipun begitu, tahukah Anda, justru banyak wisatawan asing
yang sudah tahu lebih banyak soal keberadaan pulau eksotis ini. Sejumlah wisatawan
Jepang dari Tokyo melalui travel yang ada di sana “tembak langsung” berangkat
ke Singapura atau ke Sabah kemudian melanjutkan perjalanan ke Balikpapan, lalu
ke Tanjung Redeb menggunakan pesawat kecil.
Mereka memanfaatkan waktu mereka selama di Derawan dengan
menyelam, menyusuri keindahan bawah laut di pulau tersebut yang memang
merupakan lokasi terbaik untuk olahraga selam. Apalagi dengan kondisi pulau
yang terpencil dan “masih perawan” kian menambah pesona siapapun juga untuk
menikmatinya selama mungkin.
Tak usah jauh-jauh, hanya dalam jarak 50 meter dari bibir
pantai, kita sudah dapat menyaksikan terumbu karang yang indah dan ikan-ikan
beraneka warna hilir mudik. Airnya sangat bening. Anda pun bisa menyewa snorkel
seharga Rp 30 ribu per hari. Bila ingin menyelam lebih dalam, kita dapat
menemukan ikan-ikan yang lebih “eksotis” seperti kerapu, ikan merah, ikan
kurisi, ikan barracuda, teripang, dan kerang. Pada batu karang di kedalaman sepuluh
meter, terdapat karang yang dikenal sebagai “Blue Trigger Wall” karena pada
karang dengan panjang 18 meter tersebut banyak terdapat ikan trigger
(red-toothed trigger fishes).
Pulau Derawan menyediakan fasilitas-fasilitas tempat
penginapan (cottage), penyewaan peralatan menyelam dan juga restoran. Ada pula
penginapan-penginapan bertarif murah yang dikelola oleh warga sekitar. Kisaran
harganya mulai dari Rp 45 ribu sampai Rp 100 ribu/malam.
Masih belum puas?
Anda dapat meninjau juga pulau lainnya yang berada di
sekitar Derawan. Misalnya: Pulau Sangalaki, Maratua, dan Pulau Kakaban yang
mempunyai keunikan tersendiri. Ikan Pari Biru (Manta Rays) yang memiliki lebar
mencapai 3,5 meter berpopulasi di Pulau Sangalaki. Malah bisa pula ditemui—jika
cukup beruntung—ikan pari hitam dengan lebar “bentang sayap” 6 meter .
Sedangkan Pulau Kakaban mempunyai keunikan yaitu berupa danau prasejarah yang
ada di tengah laut, satu-satunya di Asia.
Apakah anda ingin berkunjung ke Kepulauan yang memiliki pemandangan yang indah tiada tara ini bersama keluarga akhir pekan ini?
0 Response to "Pesona Keindahan Tiada Tanding Kepulauan Derawan Berau"
Post a Comment